5 Ide Membuat Mainan Sendiri Untuk Balita

Posting Komentar

Perkembangan buah hati adalah hal yang menjadi perhatian utama bagi orang tua. Apalagi bagi orang tua dengan anak balita. Tiap jengkal tumbuh kembangnya akan menjadi sorotan utama. Salah satu hal penting dalam proses perkembangan balita adalah proses bermain yang bagi mereka adalah bagian dari proses belajar.

Bermain itu tidak harus selalu dengan mainan. Bisa dengan meluangkan waktu dan bernyanyi bersama dengan anak. Namun, tak sedikit orang tua yang ingin memfasilitasi anak dengan mainan edukatif agar lebih menunjang tumbuh kembangnya. Kabar baiknya, mainan edukatif bisa bikin sendiri, bahkan membuatnya bersama anak, jadi tidak harus mahal. Artikel ini akan membahas beberapa ide membuat mainan sendiri untuk balita.


Membuat mainan sendiri untuk balita


Manfaat Membuat Mainan Sendiri untuk Balita

Sebelum lanjut membahas ide membuat mainan DIY bersama anak, ada baiknya kita tahu terlebih dulu apa saja manfaat membuat mainan sendiri bersama anak.


1. Meningkatkan bonding orang tua dan anak

Membangun hubungan yang erat antara orang tua dan anak adalah aspek penting dalam tumbuh kembang balita. Kelak, dengan hubungan yang erat, akan meningkatkan kepercayaan anak pada orang tua sehingga anak bisa lebih terbuka pada orang tua nya.

Selain itu, dengan ikatan yang kuat antara orang tua dan anak bisa meningkatkan kepercayaan diri pada anak yang menjadi bekal utama seorang anak untuk bertumbuh menjadi manusia dewasa.

Salah satu cara untuk mempererat bonding antara anak dan orang tua adalah dengan membuat mainan bersama. Saat proses membuat mainan DIY tersebut, ada interaksi yang intensif dan waktu bersama yang relatif panjang sehingga terjalin komunikasi yang baik.

Di dalamnya juga ada proses brainstorming atau bertukar pikiran. Sebagai orang tua, biasakan untuk mendengarkan ide atau masukan apa pun dari anak. Kelak, bonding orang tua dan anak akan terjalin semakin erat.

2. Merangsang kretativitas anak

Membuat mainan sendiri bisa merangsang kreativitas serta imajinasi pada anak. Biarkan anak menemukan ide nya. Ajak mereka berpikir mainan apa yang akan dibuat. Atau mainan apa saja yang bisa dibuat dengan bahan-bahan bekas yang tersedia.

Jika bahan sudah tersedia dan mainan yang akan dibuat sudah ditentukan, lanjutkan dengan mengajak anak menemukan cara termudah untuk membuatnya atau mengajak anak untuk memilih warna yang bagus dan sesuai.

3. Melatih kerja sama

Salah satu manfaat membuat mainan sendiri bersama buah hati adalah melatih kerja sama. Orang tua dan anak bisa menjadi tim yang hebat dalam menyelesaikan proyek bersama. Kerja sama tersebut bisa dimulai dari hal yang kecil dan mudah. Misal, anak mendapatkan tugas mewarnai dan menempel, orang tua mendapatkan tugas menggunting.

Hal-hal sederhana seperti di atas kelak bisa menjadi bekal yang luar biasa bagi anak dalam proses tumbuh kembangnya.

4. Melatih fokus/konsentrasi

Sudah menjadi hal yang lumrah diketahui bahwa rentang fokus anak tidak sepanjang rentang fokus orang dewasa. Namun fokus atau pun konsentrasi pada anak bisa  terus dilatih. Salah satu nya adalah dengan membuat mainan sendiri.

Anak-anak akan sangat tertantang ketika diajak membuat mainan sendiri. Bagi mereka ini adalah hal yang menarik. Karena ketertarikan itu lah, fokus dan konsentrasi anak bisa semakin panjang.

5. Lebih hemat

Hampir semua orang tua, terutama ibu setuju bahwa mainan edukasi produk pabrikan cukup mahal. Dengan membuat mainan sendiri untuk balita tentunya akan menghemat pengeluaran. Apalagi jika bahan yang digunakan adalah barang bekas yang sudah tidak terpakai dan masuk kategori limbah. Wah, berlipat ganda deh manfaatnya.


Setelah tahu ada banyak manfaat dari membuat mainan bersama anak, kini saatnya menyimak 5 ide mumbuat mainan sendiri untuk balita. Sssttt... mainan-mainan di bawah ini based on pengelaman penulis bersama buah hati tercinta. Simak yuk!


1. Mobil Pick Up dari Botol Bekas

Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat mobil dari botol bekas sangat mudah. Kita cukup menyiapkan;

- Botol bekas minum merk bebas

- Sandal jepit bekas atau yang sudah rusak

- Tusuk sate sisa

- Gunting

- Selotip


Caranya cukup mudah bin gampang. Pertama, gunting bagian botol  hingga membentuk seperti penampang mobil bak. Lubangi bagian sampingnya untuk tempat atau poros ban sehingga ban bisa berputar. Kemudian potong sandal jepit bekas menjadi bentuk lingkaran seperti ban sebanyak empat buah.

Setelah semua siap, rangkai menjadi mobil pick up seperti gambar di bawah ini. Mobil bak terbuka siap dimainkan untuk mengangkut kerikil atau pasir.


mainan diy dari botol bekas


2. Mobil Tenaga Balon

Jika di dunia nyata orang dewasa ada mobil tenaga angin, maka di dunia anak-anak kita bisa menirunya dengan mobil tenaga balon. Adapun alat dan bahan yang digunakan adalah sebagai berikut:

- Kardus bekas
- Tutup botol 4 buah
- Tusuk sate 2 buah
- Sedotan 3 buah
- Balon 1 buah
- Gunting
- Selotip

Cara membuatnya:
  • Mula-mula buat kotak persegi panjang dari kardus bekas. Ukurannya jangan terlalu besar, sekitar 8 x 15 cm. Jika terlalu besar, khawatirnya kekuatan udara di dalam balon tidak cukup  kuat untuk menarik kardus karena beban terlalu berat.
  • Siapkan empat tutup botol dengan ukuran yang sama, lubangi bagian tengahnya. Jika ada ban bekas mainan truk yang sudah rusak, bisa juga dimanfaatkan loh.
  •  Rekatkan dua buah sedotan pada sisi bawah kardus yang sudah dipotong. Sedotan ini berfungsi untuk poros roda/ban.
  • Pasang ban pada ke empat sisi tusuk sate yang sudah dimasukkan ke dalam sedotan.
  • Masukkan sedotan lain ke dalam balon, kemudian rekatkan dan pastikan tidak ada udara yang keluar dari mulut balon. Udara hanya boleh keluar dari dalam sedotan.
  • Rekatkan balon tersebut ke kardus.

Mobil balon siap dimainkan. Begini penampakan akhirnya.

membuat maiann sendiri mobil balon

3. Ular Tangga

Mainan ular tangga ini sudah sangat familiar dan cukup mudah ditemui di lapak penjual mainan. Namun tidak ada salahnya kita membuatnya sendiri bersama buah hati.

Kita bebas mengkreasikan gambar sebagai pengganti ular tangga, misal diganti dengan papan perosotan dan rel kereta api atau apa pun sesuai imajinasi anak. Bagi para emak yang tidak begitu mahir menggambar, cukup menggambar sebisanya.

Untuk alat dan bahan yang dibutuhkan sederhana saja:

- Kardus bekas kotak susu atau sejenisnya

- Gunting

- Pensil/pulpen

- Pensil warna/spidol/krayon

- Penghapus


Cara membuat:

  • Potong kardus sesuai keinginan
  • Buat garis yang membentuk kotak-kotak kecil pada kardus dengan jumlah sesuai keinginan, bisa sampai 100 kotak atau 10x10. Bisa juga 80 kotak atau 8x10. Bebas, suka-suka.
  • Beri angka pada tiap kotak
  • Buat gambar tangga dan ular atau sesuai keinginan
  • warnai sesuka hati dan imajinasi.
Papan ular tangga siap untuk dimainkan. Dadu nya bisa menggunakan penghapus yang dipotong membentuk kubus dan diberi titik pada tiap sisinya, dari angka 1-6. Mainan ini seru sekali dimainkan bersama seluruh anggota keluarga.

4. Sarang Laba-Laba

Mainan DIY sarang laba-laba ini bisa mengasah motorik halus pada anak serta menumbuhkan konsentrasi yang cukup tinggi saat memainkannya. Alat dan bahan serta cara membuatnya cukup mudah.

Alat dan bahan:
- Kardus bekas susu atau sejenisnya
- Pensil/Pulpen
- Sedotan
- Tali sepatu / tali rapiah
- Selotip

Cara Membuat:
  • Potong kardus dengan ukuran sedang, sekitar 10x15 cm
  • Buat gambar seperti sarang laba-laba (lihat gambar)
  • Potong sedotan menjadi bagian-bagian kecil sekitar 1 cm per bagian
  • Rekatkan sedotan yang sudah dipotong pada kardus sesuai pola gambar
  • Siapkan tali agar masuk ke sedotan
Sarang laba-laba siap dimainkan. Ajari anak memainkannya dengan memasukkan tali ke dalam sedotan. Agar lebih seru bisa dengan mengajak mereka untuk balapan atau berkompetisi.

Mainan DIY dari kardus bekas

5. Playdoh

Siapa yang tidak tahu playdoh? Hampir semua emak milenial mengenal mainan satu ini. Mainan ini dijual dengan cukup murah dan mudah ditemui. Namun, bagi yang ingin berkreasi dengan anak dan bisa memastikan langsung bahwa playdohnya aman untuk anak bisa membuat sendiri.

Alat dan Bahan:
- Tepung terigu 1/4 kg
- Garam meja satu wadah
- Air secukupnya
- Pewarna makanan
- Baby oil
- Wadah

Cara Membuat:

  • Campur tepung terigu dengan garam
  • Tambahkan minyak baby oil beberapa tetes ke dalam campuran tepung terigu dan garam. Baby oil ini bisa membuat adonan lebih kalis dan memberikan efek wangi pada play doh yang dihasilkan
  • Tambahkan air secara perlahan-lahan atau sedikit-sedikit. Uleni hingga kalis.
  • Bagi adonan menjadi beberapa bagian, beri warna pada masing-masing  bagian sesuai keinginan
Play doh home made siap dimainkan. Bisa untuk membuat huruf-huruf atau membuat aneka bentuk mainan.
Membuat Play doh sendiri



5 ide membuat mainan sendiri untuk balita tersebut berdasarkan pengalaman pribadi. Adakah yang sudah pernah membuatnya sebelumnya? atau ada ide lain selain yang tersebut di atas.? Silakan sharing di kolom komentar.

Naila Zulfa
Seorang istri dan ibu pembelajar serta Praktisi HR yang suka dunia literasi. Selamat datang di Dunia Naila, semoga apa yang dibaca bermanfaat.

Related Posts

Posting Komentar